Selamat Datang di Website Ikatan Widyaiswara Indonesia

Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaannya dapat hidup damai dalam tatanan global yang dinamis, dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki guna mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Untuk itu diperlukan upaya pembaharuan yang terus menerus, baik secara perorangan, kelompok, dan kerjasama yang didorong keyakinan serta tanggung jawab untuk ikut serta dalam meningkatkan kualitas aparatur, sebagai pengawal pembangunan.

Mengingat dinamika masyarakat Indonesia, paradigma pelayanan publik ditumbuh kembangkan agar dapat memenuhi kewajiban dasar aparatur dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini juga sejalan dengan telah ditetapkannya Undang-Undang no.25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Widyaiswara sebagai insan Aparatur Pemerintah, ikut bertanggung jawab untuk mengembangkannya melalui pengayaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selaras dengan nilai moral dan etika bangsa Indonesia, sehingga dalam pemberian pelayanan publik bersikap profesional.

Untuk menyatupadukan peran dalam menjawab tantangan, sumber daya manusia Indonesia harus memiliki etos kerja. Oleh karena itu, Widyaiswara Indonesia sadar dan perlu bersatu dalam satu wadah organisasi profesi yang mandiri dan independen untuk ikut dalam pembangunan Bangsa dan Negara, maka dibentuklah Organisasi Ikatan Widyaiswara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Widyaiswara Guru Bangsa

Widyaiswara adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk mendidik, mengajar, dan/atau melatih Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) pemerintah.

Reformasi Birokrasi

Widyaiswara mendukung dan ikut mengawal reformasi birokrasi di Indonesia. Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur.

Revolusi Mental

Sebagai guru bangsa, widyaiswara menjadi penggerak roda revolusi mental. Revolusi Mental bukanlah pilihan, tetapi suatu keharusan, agar bangsa kita bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Kita bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik dengan memulai Revolusi Mental dari diri sendiri, sejak saat ini.